Manfaat Berkebun Selama Pandemi Covid-19!
Manfaat berkebun bagi kesehatan fisik dan mental

Manfaat Berkebun Selama Pandemi Covid-19!

Hai Sobat Berkebun! Bercocok tanam atau berkebun di pekarangan rumah menjadi salah satu kegiatan yang sangat digemari banyak orang untuk mengisi waktu luang selama pandemi Covid-19. Sangat tidak heran sekali jika banyak masyarakat Indonesia yang menjalani hobi baru untuk membasmi rasa jenuh selama lockdown. Belajar memasak, berolahraga, dan mengikuti kursus online menjadi kegiatan yang populer, termasuk berkebun sayur di rumah dan mengoleksi tanaman hias!

Sebenernya tidak harus ribet dan memiliki lahan yang besar, sekarang berkebun bisa dilakukan secara mudah dengan memanfaatkan halaman rumah dan perlengkapan berkebun yang sudah ada. Karena itu, bercocok tanam di lahan sempit tidak perlu menjadi penghambat untuk kamu memulai berkebun. Bahkan banyak sekali tips dan cara unik di media sosial yang bisa kamu terapkan.

Selanjutnya, berkebun tidak harus mahal. Sebenernya, banyak sekali jenis jenis tanaman hias dengan harga yang sangat bersahabat di pasaran. Faktanya, beberapa online shop kini menjual berbagai tanaman hias dengan harga ramah di kantong yang sangat cocok untuk para newbie alias pemula yang ingin memulai aktivitas bercocok tanam.

Dilansir dari Kompas.com, selain mempercantik halaman rumah, rupanya berkebun memiliki banyak  manfaat yang bisa dirasakan sendiri. Mulai dari membersihkan udara sekitar, unsur dekoratif, hingga mengusir nyamuk dari rumah secara alami dan mudah. Tidak hanya itu, bercocok tanam dapat berdampak positif bagi kesehatan mental dan fisik. Dilansir dari hellosehat.com, menurut seorang professor kebijakan pangan di City University London, Tim Lang, PhD, melakukan kontak langsung secara rutin dengan tanaman dapat meningkatkan kesejahteraan mental dan kesehatan fisik baik anak-anak dan orang dewasa dalam jangka panjang.

1. Kenapa Berkebun Baik Untuk Kesehatan Mental?

Selain memberikan faktor keindahan, berkebun memilki banyak sekali manfaat yang positif untuk kesehatan mental selama pandemi ini. Bahkan tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi adalah suatu peristiwa yang dapat menumbuhkan respon emosi atau stres yang berbeda-beda. Bahkan bisa menumbuhkan rasa takut, cemas, bimbang, dan khawatir. Karena itu penting sekali untuk kita menjaga kesehatan mental dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti berkebun sayur di rumah atau mengoleksi tanaman hias yang lagi hits ini.

Di samping itu, berkebun sudah tidak lagi teridentik sebagai kegiatan yang membosankan dan ketinggalan jaman. Bahkan hampir sebagian besar masyarakat yang berkebun merasakan bahwa aktivitas ini sangat menyenangkan dan dapat membawa dampak yang sangat positif bagi kesehatan mental. Tidak hanya mengurangi stres, depresi dan cemas berlebih, tetapi berkebun juga dapat meningkatkan kesabaran dan membuat diri lebih bahagia untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Mengurangi Stres, Depresi dan Cemas Berlebih

Memang berkebun atau bercocok tanam bisa menjadi salah satu cara atau terapi sederhana yang sangat efektif untuk mengurangi perasaan stres, depresi dan cemas berlebih selama pandemi ini. Sebenernya aktivitas yang sangat digemari oleh banyak masyarakat Indonesia, termasuk generasi Milenial, dapat membantu tubuh lebih rileks. Apa lagi saat tubuh lebih rileks, pikiran akan menjadi jauh lebih tenang dan akan terhindar dari stres.

Memang seseorang yang berkebun akan melakukan kontak langsung dengan bumi, seperti tanaman dan tanah, dan menjadi lebih dekat dengan alam. Faktanya, banyak studi yang menjelaskan bahwa saat berkebun, seseorang akan berinteraksi dengan mahluk hidup lain, termasuk tanaman dan juga hewan. Jika dilakukan secara rutin, berkebun bisa menjadi salah satu terapi yang efektif untuk membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang dan rileks, sehingga terhindar dari stres di tengah kondisi buruk ini.

Meningkatkan Kesabaran

Selain itu, kegiatan berkebun dapat melatih dan meningkatkan kesabaran juga. Sebenernya, tidak selalu hasil kebun yang kita rawat bisa tumbuh dengan sempurna. Bahkan sering kali kegagalan dalam berkebun dialami oleh pemula. Namun hal tersebut tidak membuat patah semangat untuk mencari cara agar tanaman tanaman tersebut bisa berkembang dengan baik.

Selain itu, seperti mahluk hidup yang lain, tiap tanaman mempunyai kebutuhan yang berbeda, spesifik dan tidak boleh diabaikan. Karena itu menumbuhkan dan merawat tanaman membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Selain itu, butuh kesabaran agar tanaman bisa berkembang dengan optimal. Untuk mempelajari cara menanam untuk pemula, baca artikel ini. 

Membuat Lebih Bahagia

Meskipun tidak hanya mengurangi stres dan meningkatkan kesabaran, berkebun juga dapat membuat seseorang lebih bahagia dan meningkatkan mood, lho. Sebenernya tanah yang digunakan sebagai media tanam mempunyai fungsi antideprasan, lho. Faktanya, banyak sekali penilitian yang menunjukan bahwa mikroba yang berada di dalam tanah dapat membantu meningkatkan mood seseorang yang bercocok tanam dengan meningkatkan hormon serotonin, atau yang biasa disebut hormon bahagia.

Selanjutnya pikiran negatif yang mungkin selalu mengganggu dan membuat seseorang sangat khawatir bisa reda sejenak saat berkebun. Sebenernya memikirkan suatu hal secara berlebihan atau overthinking sangat tidak baik untuk kesehatan mental. Namun, kegiatan outdoor ini bisa menjadi solusi yang tepat. Hal ini karena berkebun akan membuat pikiran seseorang menjadi lebih fokus pada kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dengan terus berkomitmen untuk merawat tanaman-tanaman yang dimiliki, seseorang yang berkebun dapat melepaskan pikiran negatif dan membuat suasana hati lebih bahagia.

2. Apa Saja Manfaat Berkebun Untuk Kesehatan Tubuh?

Tidak hanya baik untuk kesehatan mental, tetapi berkebun di rumah juga memiliki manfaat banyak untuk kesehatan fisik. Bahkan banyak masyarakat Indonesia memilih berkebun sebagai alternatif kegiatan fisik selain olahraga. Faktanya, kegiatan fisik yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh, lho. Bahkan berkebun memiliki tujuh manfaat untuk kesehetan fisik. Tidak hanya meningkatkan kekuatan tangan, berkebun juga dapat memperkuat tulang, meningkatkan system kekebalan tubuh, menurunkan berat badan, menajamkan fungsi otak, mencegah Alzheimer pada usia lanjut, dan mengurangi resiko penyakit jantung.

Meningkatkan Kekuatan Tangan

Sebenernya, menggali, menanam, dan menarik bukan hanya sekadar kegiatan yang menghasilkan tanaman. Namun, kegiatan tersebut mengasah keterampilan motorik halus dan otot tangan. Sebenernya, tanpa kita sadari, genggaman yang stabil sangat dibutuhkan dalam kegiatan sehari-hari seperti pada saat membuka toples dan membawa belanjaan atau barang yang cukup berat.

Selain itu kegiatan menyiangi tanaman dapat mengurangi ketegangan otot tangan yang disebabkan oleh kegiatan berulang seperti mengetik dan scrolling/swiping layar handphone.

Memperkuat Tulang

Karena berkebun adalah aktifitas luar ruangan, seseorang yang bercocok tanam akan mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari. Sebenernya, berkebun membuat seluruh tubuh kita bergerak dengan kegiatan seperti menanam, menyiram, memberi pupuk, dan menata tanaman. Selain itu, berkebun secara rutin dapat membantu mengencangkan otot, memperkuat tulang, dan mencegah resiko penyakit osteoporosis.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Tidak hanya poin di atas, namun berkebun juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu disebabkan oleh bakteri yang terdapat di dalam tanah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan demikian kamu tidak akan mudah jatuh sakit. Hal tersebut ditulis dalam sebuah artikel Hellosehat.com tanggal 8 September 2020.

Menurunkan Berat Badan

Sebenernya menurunkan berat badan adalah goal bagi sebagian orang. Dilansir Hellosehat.com, berkebun dapat menurunkan berat badan. Bahkan gerakan-gerakan yang dilakukan tubuhmu selama berkebun dapat membakar kalori. Hal ini didukung oleh sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of Public Health, yang mengatakan bahwa berkebun dapat menurunkan berat badan hingga lima sampai dengan tujuh kilogram.

Selanjutnya, dalam penelitian yang sama juga disebutkan bahwa orang-orang yang berkebun cenderung memiliki berat masa tubuh (body mass index/BMI) yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak berkebun.

Tidak hanya menurunkan berat badan, berkebun juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena gerakan yang dilakukan selama berkebun dapat memperlancar peredaran darah.

Menajamkan Fungsi Otak

Selanjutnya, berkebun merupakan salah satu latihan yang sehat untuk otak. Hal itu didukung sebuah studi tahun 2019 yang dipublikasikan oleh International Journal of Environmental Research and Public Health, sebagaimana dikutip oleh TheHealthy.com. Para peneliti mengukur faktor pertumbuhan saraf otak yang berhubungan dengan ingatan peserta penelitian – yang semuanya lanjut usia – sebelum dan sesudah mereka membuat kebun sayur. Peneliti menemukan bahwa tingkat pertumbuhan saraf otak peserta meningkat secara signifikan.

Mencegah Alzheimer Pada Usia Lanjut

Alzheimer adalah kondisi penurunan daya ingat yang biasanya dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut. Pncegahan penyakit Alzheimer dapat dilakukan dengan memberi nutrisi yang cukup untuk untuk otak dan melakukan aktifitas fisik yang dapat meningkatkan kinerja otak, salah satunya berkebun. Manfaat berkebun untuk pencegahan Alzheimer sudah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Journal of Alzheimer Disease. Dalam penelitian tersebut, sebagaimana disebutkan Beauty Journal, dibuktikan bahwa orang yang rutin berkebun khususnya orang yang berusia lanjut dapat mengurangi resiko terkena pernyakit Alzheimer singga 50%.

Mengurangi Resiko Penyakit Jantung

Menurut penelitian British Journal of Sports Medicine, berkebun dapat mengurangi resiko penyakit ajntung dan stroke hingga 30% meskipun berkebun bukan kegiatan dengan intensitas kardio yang tinggi.Dikutip dari TheHealthy.com, manfaat tersebut diperoleh dari kombinasi kegiatan fisik dan berkurangnya stress karena sensasi yang ditimbulkan pada saat bermain dengan tanah.

Memang, ada berbagai cara untuk menghilangkan kebosanan selama mobilitasmu dibatasi demi alasan kesehatan. Dengan manfaat untuk kesehatan mental dan fisik, berkebun adalah solusi tepat dan hemat untuk mengurangi penat setelah seharian berkutat dengan pekerjaan yang mengharuskanmu menatap layar komputer dan handphone. Kamu juga bisa menjadikan berkebun sebagai kegiatan me-time ataupun kegiatan untuk dilakukan bersama pasangan dan keluarga. Terlebih lagi jika kondisimu belum memungkinkan untuk bepergian meskipun pembatan sosial berskala besar (PSBB) sudah dilonggarkan.

Ketika kamu memutuskan untuk memulai hobi baru, yaitu berkebun, tentu kamu sibuk mencari berbagai referensi tentang hobi barumu itu. Setelahnya, pasti kamu tidak sabar untuk segera membeli dan merawat tanaman pertamamu. Tenang, berkat perkembangan teknologi, kamu bisa tetap berada di rumah dan mengadopsi tanamanmu.

Kami hadir untuk menemanimu memulai hobi baru. Di sela-sela waktu istirahatmu, kamu bisa melihat-lihat dan memilih tanaman apa yang akan kamu adopsi di Instagram kami.  Kamu juga bisa melihat-lihat dan berbelanja tanaman kami langsung dari website ini. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengirim tanaman sebagai hampers kepada kolega yang resign, sebagai house-warming gift untuk temanmu, atau keluargamu yang sudah lama tidak kamu temui karena PSBB.

Mau beli untuk sendiri ataupun untuk orang lain, biar kami saja yang kirim. Untuk kamu yang nggak sabar ingin segera berkebun, kamu bisa jemput sendiri tanaman yang mau kamu adopsi. Tapi ingat, pada saat penjemputan protokol kesehatan tetap harus dipatuhi, ya! Jangan ragu untuk mulai berkebun supaya tetap sehat mental dan fisik.

Leave a Reply